Tahukah Anda? Ce Ellen May si pakar saham hebat Indonesia adalah salah satu customer loyal kami. klik disini untuk ceritanya.

Ibu Nengah, anak kedua dari I Made Weti sedang melayani pelanggan yang sudah menunggu dari jam 7 pagi. Belum terlalu ramai namun tak lama lagi akan segera ramai. Dan benar saja, sekitar 30 menit kemudian pembeli lain mulai berdatangan, kadang membuat orang yang makan di tempat jadi kurang nyaman. Meski kata penjualnya baru buka pukul 8 pagi, tapi nyatanya dari jam 7 pagi sudah ada yang antre, termasuk saya.

Agar bisa dilayani dengan ramah dan cepat, harus ikut aturan main disini. Sebaiknya tanyakan pada penjualnya langsung gimana cara belinya.  Kalau mau makan duduk aja, kalau bungkus berdiri ya karena disini tempatnya terbatas.

Resep rahasia turun temurun dari tahun 1970-an tidak pernah berubah dari pertama saya tinggal di Bali. Pasti ini yang membuat dagangannya tak pernah sepi, selalu ramai dan terkenal sampai hari ini.

Pagi-pagi uda rame aja

Pagi-pagi uda rame aja

Sepiring Nasi Ayam Kedewatan khas Bali pesanan saya datang dan membuat saya lupa sejenak akan keributan antrian di belakang saya. Setelah saya selesai menyantap, antrian bertambah banyak. Dari pegawai kantor, pelajar, wisatawan, ojek online hingga orang yang sekedar olahraga dekat pantai Sanur. Entah mereka mampir karena lapar, atau sengaja olahraga sambil menuju kesini agar bisa menikmati nasi campur ayam khas Bali yang sudah terkenal ini.

Pada antre, walau perut lapar pun disini harus budaya antre

Pada antre, walau perut lapar pun disini harus budaya antre. Btw, update status dulu ahh.. “Lagi antre di nasi campur terkenal nih euy!”

Satu, dua, tiga Go-Jek yang melayani customer Go-Food

Satu, dua, tiga Go-Jek yang melayani customer Go-Food

Kisaran harganya yang cuma di kisaran 20-25 ribu sangat worth-it untuk menjadi penyemangat pagi. Saya paling suka sama ayam betutu, ayam panggang, sate lilit dan kulit ayam ini semua menu wajib! Satu lagi yang membuat saya terkesima, saya ini bukan penggemar sayur tapi saya lupa ternyata sayur parenya yang saya makan, tidak ada rasa pahit! Mantap gila gurih rempahnya itu!

Kalau kamu bukan penggemar pedas bisa request tidak pedas, tapi bule disini senang banget dengan sambelnya lho, pedasnya khas banget! Penggemar pedas pasti sangat dimanjakan disini. You must try! Btw nasi ayam ini halal ya.

Ini dia pesanan saya: Nasi Ayam Kedewatan by Men Weti

Tuh pantai Sanur, dekat banget kan

Tuh pantai Sanur, dekat banget kan

Sebaiknya pilih berkendara dengan sepeda motor jika mau menyantap Nasi Ayam Kedewatan Khas Sanur ini, karena area parkirnya dekat Pantai Sanur dan untuk mobil lokasi parkirnya agak jauh dari pantai.

Jika tidak begitu suka dengan suasana keramaian atau malas keluar, nasi campur ini juga tersedia di Go-Food. Ketik aja: “Nasi Campur Men Weti, Segara Ayu” kemudian cari yang lokasinya di Jl. Segara Ayu, Sanur.

Beli sepagi mungkin ya karena kalau siang jam 12-1an biasanya sudah habis.

———

Sekilas Sejarah Nasi Campur Ayam Kampung Men Weti

Bu Men Weti, panggilan akrab beliau yang tinggal dengan beberapa nelayan di Pantai Segara Ayu, beberapa kali diminta warga desa untuk membuat nasi ayam jika ada upacara adat khusus untuk menjamu pemangku (pemimpin upacara).

Mbok Ngah, anak kandung Bu Men Weti

Mbok Ngah, anak kandung Bu Men Weti

Adik Mbok Ngah juga membantu berjualan di warung

Adik Mbok Ngah juga membantu berjualan di warung

Ternyata warga sekitar menyukai racikan masakan wanita asal Mengwi-Bali itu. Karena kelezatannya ini, warga kepingin merasakan nikmatnya masakan beliau lagi, dan lagi. Mulai dari sanalah sejarah diukir. Kemudian warung makan kecil pun didirikan di Pantai Shindu pada tahun 1970.

Beliau yang adalah pendiri pertama, meninggal pada 3 April 2017 di usia 75 tahun. Anaknya, yakni Ibu Nengah (Mbok Ngah) yang sudah sangat berpengalaman, mengantikan selama beberapa tahun terakhir sebelum beliau wafat.

Ramai mulai jam 7.20 pagi waktu Bali

Ramai mulai jam 7.20 pagi waktu Bali

Mobil buat anter makanan, mobil bersejarah nih!

Mobil buat anter makanan, mobil bersejarah nih!

Foto pendiri nasi campur ayam kampung Bu Men Weti

Foto pendiri nasi campur ayam kampung Bu Men Weti

Please write a shout!